Rabu, 08 Oktober 2014

Etika profesi

ETIKA PROFESI

1.        PENGERTIAN DASAR ETIKA
Sejalan dengan perkembangan dunia, Etika berasal dari Yunani Kuno yaitu "ethikos", berarti "timbul dari kebiasaan" adalah sebuah sesuatu dimana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral.
Etika dimulai bila manusia merefleksikan unsur-unsur etis dalam pendapat-pendapat spontan kita.Kebutuhan akan refleksi itu akan kita rasakan, antara lain karena pendapat etis kita tidak jarang berbeda dengan pendapat orang lain. Untuk itulah diperlukan etika, yaitu untuk mencari tahu apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia.
Secara metodologis, tidak setiap hal menilai perbuatan dapat dikatakan sebagai etika. Etika memerlukan sikap kritis, metodis, dan sistematis dalam melakukan refleksi.Karena itulah etika merupakan suatu ilmu. Sebagai suatu ilmu, objek dari etika adalah tingkah laku manusia. Akan tetapi berbeda dengan ilmu-ilmu lain yang meneliti juga tingkah laku manusia, etika memiliki sudut pandang normatif. Maksudnya etika melihat dari sudut baik dan buruk terhadap perbuatan manusia.
Etika terbagi menjadi tiga bagian utama: meta-etika (studi konsep etika), etika normatif (studi penentuan nilai etika), dan etika terapan (studi penggunaan nilai-nilai etika).

2.       PROFESI
Profesi merupakan berasal dari sebuah kata dalam bahasa Inggris "Profess", yang bermakna: "Janji untuk memenuhi kewajiban melakukan suatu tugas khusus secara tetap/permanen".
Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut. Contoh profesi adalah pada bidang hukum, kedokteran, keuangan, militer,teknikdan desainer
Pekerjaan tidak sama dengan profesi. Istilah yang mudah dimengerti oleh masyarakat awam adalah: sebuah profesi sudah pasti menjadi sebuah pekerjaan, namun sebuah pekerjaan belum tentu menjadi sebuah profesi. Profesi memiliki mekanisme serta aturan yang harus  dipenuhi sebagai suatu ketentuan, sedangkan kebalikannya, pekerjaan tidak memiliki aturan yang rumit seperti itu. Hal inilah yang harus diluruskan di masyarakat, karena hampir semua orang menganggap bahwa pekerjaan dan profesi adalah sama.

3.        PENGERTIAN ETIKA PROFESI
Etika profesi merupakan sikap etis sebagai bagian integral dari sikap hidup dalam menjalankan kehidupan sebagai pengemban profesi. Dengan kata lain Etika profesi adalah cabang filsafat yang mempelajari penerapan prinsip-prinsip moral dasar atau norma-norma etis umum pada bidang-bidang khusus (profesi) kehidupan manusia.
Etika Profesi adalah konsep etika yang ditetapkan atau disepakati pada tatanan profesi atau lingkup kerja tertentu, contoh : pers dan jurnalistik, engineering (rekayasa), science, medis/dokter, dan sebagainya.
Etika profesi Berkaitan dengan bidang pekerjaan yang telah dilakukan seseorang sehingga sangatlah perlu untuk menjaga profesi dikalangan masyarakat atau terhadap konsumen (klien atau objek).
Etika profesi adalah sebagai sikap hidup untuk memenuhi kebutuhan pelayanan profesional dari klien dengan keterlibatan dan keahlian sebagai pelayanan dalam rangka kewajiban masyarakat sebagai keseluruhan terhadap para anggota masyarakat yang membutuhkannya dengan disertai refleksi yang seksama, (Anang Usman, SH., MSi.)
Prinsip dasar di dalam etika profesi :
1.    Tanggung jawab
2.    Keadilan.
3.    Prinsip ini menuntut kita untuk memberikan kepada siapa saja apa yang menjadi    haknya.
4.    Prinsip Kompetensi,melaksanakan pekerjaan sesuai jasa profesionalnya, kompetensi dan ketekunan
5.    Prinsip Prilaku Profesional, berprilaku konsisten dengan reputasi profesi
6.    Prinsip Kerahasiaan, menghormati kerahasiaan informasi

4.        PROFESIONALISME
Profesionalisme Adalah orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi.  Atau seorang profesional adalah seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu keahlian tertentu atau dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menurut keahlian, sementara orang lain melakukan hal yang sama sebagai sekedar hobi, untuk senang – senang atau untuk mengisi waktu luang.

5.        ETIKA PROFESI DI BIDANG TEKNIK MESIN
Etika profesi di bidang teknik mesin sangat penting dipahami dan dilaksanakan oleh setiap orang yang bergelut di bidang teknik mesin khususnya mahasiswa yang akan menjadi calon sarjana teknik mesin maupun yang telah mendapatkan gelar teknik mesin tersebut. Saya sebagai calon sarjana teknik mesin alias sekarang masih menjadi mahasiwa teknik mesin di universitas gunadarma semester 7 harus lebih memahami tentang etika di bidang teknik mesin agar nantinya saya setelah lulus dan mendapat gelar ST.  telah mengetahui mana yang akan menjadi kewajiban saya setelah lulus nanti. Tentunya saya ingin menjadi sarjana teknik yang berguna bagi setiap orang yang menggunakan keahlian saya, namun saya juga harus mengetahiu batasan-batasan apa saja yang saya ketahui dalam etika profesi di bidang teknik mesin, setelah saya telusuru lewat bantuan internet dengan google saya lebih mengetahui etika profesi ini,
Sebagai Engineer juga harus mempunyai etika, baik di dalam pekerjaannya maupun di kehidupannya dimana seorang engineer berada pada suatu kumpulan manusia atau masyarakat. Seorang Engineer Etika profesi yang harus dimiliki oleh seorang engineer antara lain:
1.      Mengetahui seluk beluk permesinan
2.      Mampu menjalin hubungan kerja yang harmonis dengan rekan kerja yang lain
3.      Selalu memperhatikan keselamatan kerja sesuai dengan standar yang berlaku
4.      Selalu mendayagunakan disiplin
5.    Mampu melaksanakan & menjaga kredibilitas ketika dilimpahkakn wewenang oleh atasannya.

SUMBER :




Tidak ada komentar:

Posting Komentar